Sudah tidak asing lagi di telinga
kita jika mendengar tentang berkurangnya lapisan ozon, saya baru sadar tahu dan
lumayan perduli saat saya masih duduk di bangku SMP kelas VII saat itu dengan
mata pelajaran biologi. Seingat saya salah satu penyebab lapisan ozon berkurang
adalah penggunaan minyak wangi di semprot atau apapun yang spray. Meski itu
ingatan lama, saya akan ulas itu karna melihat mencairnya es di kutub utara dan
selatan memperjelas bahwa lapisan ozon benar-benar menipis dan itu kabar buruk
untuk bumi kita ini.
Baiklah akan saya sedikit jelaskan
kenapa hal sepele seperti pemakain hair spray maupun parfum spray serta aerosol ini sangat mempengaruhi global
warming,
Karena.....
Parfum
semprot dan Aerosol mengandung gas CFC (Chlorofluorocarbon) atau Freon, yaitu
salah satu jenis dari Gas Rumah Kaca. Gas ini lebih berbahaya dari pada gas
rumah kaca lainnya, karena memiliki kemampuan 10.000 kali lebih efektif dibanding
CO2 dalam menangkap
panas. Sehingga jika gas tersebut terperangkap dalam bumi, maka gas tersebut
dapat menambah presentase peningkatan suhu bumi. Selain itu, penggunaan CFC
berlebihan juga dapat menghasilkan Klorin
Monoksida (ClO), yang
berperan dalam penipisan lapisan Ozon (O3). Setiap butir klorin monoksida mampu membunuh 100.000 molekul
ozon (O3).
Menurut para
ahli dari NASA (February 1992) kawasan stratosfer di atas Amerika Serikat,
Canada, Russia, German, dan Negara – Negara Eropa lainnya telah di penuhi
butiran klorin monoksida (CIO). Yang dihasilkan oleh
pemakaian Freon (CFCs). Menurut laporan organisasi dunia, lapisan Ozon menipis
hingga 20% sejak bulan Januari 2008. Lubang Ozon yang terdapat di pantai timur
Kutub Selatan, yang pada tahun 2007 lalu telah di ukur, sudah mencapai
27.000.000 km2.
Berhubung saya
ini anak akuntansi, saya ga terlalu paham gitu ya sama kimia seprti itu, tapi lebih
mudahnya saya akan mengutarakan bahaya spray itu sendiri jika produk spray atau
semprotan biasa dilakukan setiap hari. Berbagai produk yang digunakan, seperti
hair spray, parfum, cat dan obat serangga. Hampir semua produk yang menggunakan
sistem spray mengandung zat berbahaya yaitu aerosol. Terlihat sepele, namun
aerosol ini bisa merusak lapisan ozon.
Selain
aerosol, zat lain yang mengancam ozon adalah halon, chloroflourcarbon (CFC) dan
sebagainya. Zat kimia berbahaya tersebut kerap digunakan dalam produk pendingin
ruangan, alat pemadam kebakaran, lemari es dan sebagainya. Apa saja dampak yang
akan ditimbulkan bila zat-zat berbahaya tersebut tetap digunakan dalam
kehidupan? Berikut beberapa efek negatif yang akan menyerang.
- Bila
senyawa kimia tetap digunakan lapisan ozon akan terus menipis. Sehingga
tak mampu lagi menahan serangan radiasi ultra violet. Padahal setiap 10
persen lapisan ozon yang hilang, akan berdampak pada menaiknya radiasi
ultra violet hingga 20 persen.
- Besarnya
radiasi ultra violet menyebabkan menurunya kemampuan berbagai organisme
untuk menyerap karbondioksida. Tingginya zat ini akan menimbulkan
pemanasan global.
- Menipisnya
lapisan ozon juga berdampak besar pada kesehatan manusia. Beberapa
penyakit tersebut adalah kanker kulit, penyakit infeksi dan penyakit mata.
Radiasi ultra violet membuat vaksinasi penyakit tidak optimal.
- Asap
beracun dan hujan asam akan kerap terjadi.
Ya coba deh
bayangin aja, hal sepele seperti ini menimbulkan dampak yang sangat berbahaya
dalam jangka waktu yang panjang bukan hanya untuk manusia tetapi makhluk hidup
lain. Ayolah dari sekarang sadari semua hal kecil agar bisa meminimalisir semua
kejadian mengerikan ini. Siapa yang nggak mau dunia ini selamat, tapi berapa
yang sadar. Sebelum terlambat sadari, teliti dan batasi penggunaan segala jenis
spray. Bukan untuk kita sendiri tapi untuk semuanya karna kita itu punya
kewajiban untuk menjaga apa yang ada di bumi ini, ayo mulai bergerak dari hal
yang kecil.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar