Kamis, 03 Juli 2014

Sadari dan Batasi Penggunaan Spray

            Sudah tidak asing lagi di telinga kita jika mendengar tentang berkurangnya lapisan ozon, saya baru sadar tahu dan lumayan perduli saat saya masih duduk di bangku SMP kelas VII saat itu dengan mata pelajaran biologi. Seingat saya salah satu penyebab lapisan ozon berkurang adalah penggunaan minyak wangi di semprot atau apapun yang spray. Meski itu ingatan lama, saya akan ulas itu karna melihat mencairnya es di kutub utara dan selatan memperjelas bahwa lapisan ozon benar-benar menipis dan itu kabar buruk untuk bumi kita ini.
            Baiklah akan saya sedikit jelaskan kenapa hal sepele seperti pemakain hair spray maupun parfum spray  serta aerosol ini sangat mempengaruhi global warming,
Karena.....
            Parfum semprot dan Aerosol mengandung gas CFC (Chlorofluorocarbon) atau Freon, yaitu salah satu jenis dari Gas Rumah Kaca. Gas ini lebih berbahaya dari pada gas rumah kaca lainnya, karena memiliki kemampuan 10.000 kali lebih efektif dibanding CO2 dalam menangkap panas. Sehingga jika gas tersebut terperangkap dalam bumi, maka gas tersebut dapat menambah presentase peningkatan suhu bumi. Selain itu, penggunaan CFC berlebihan juga dapat menghasilkan Klorin Monoksida (ClO), yang berperan dalam penipisan lapisan Ozon (O3).  Setiap butir klorin monoksida mampu membunuh 100.000 molekul ozon (O3).
            Menurut para ahli dari NASA (February 1992) kawasan stratosfer di atas Amerika Serikat, Canada, Russia, German, dan Negara – Negara Eropa lainnya telah di penuhi butiran klorin monoksida (CIO). Yang dihasilkan oleh pemakaian Freon (CFCs). Menurut laporan organisasi dunia, lapisan Ozon menipis hingga 20% sejak bulan Januari 2008. Lubang Ozon yang terdapat di pantai timur Kutub Selatan, yang pada tahun 2007 lalu telah di ukur, sudah mencapai 27.000.000 km2.
            Berhubung saya ini anak akuntansi, saya ga terlalu paham gitu ya sama kimia seprti itu, tapi lebih mudahnya saya akan mengutarakan bahaya spray itu sendiri jika produk spray atau semprotan biasa dilakukan setiap hari. Berbagai produk yang digunakan, seperti hair spray, parfum, cat dan obat serangga. Hampir semua produk yang menggunakan sistem spray mengandung zat berbahaya yaitu aerosol. Terlihat sepele, namun aerosol ini bisa merusak lapisan ozon.
            Selain aerosol, zat lain yang mengancam ozon adalah halon, chloroflourcarbon (CFC) dan sebagainya. Zat kimia berbahaya tersebut kerap digunakan dalam produk pendingin ruangan, alat pemadam kebakaran, lemari es dan sebagainya. Apa saja dampak yang akan ditimbulkan bila zat-zat berbahaya tersebut tetap digunakan dalam kehidupan? Berikut beberapa efek negatif yang akan menyerang.
  1. Bila senyawa kimia tetap digunakan lapisan ozon akan terus menipis. Sehingga tak mampu lagi menahan serangan radiasi ultra violet. Padahal setiap 10 persen lapisan ozon yang hilang, akan berdampak pada menaiknya radiasi ultra violet hingga 20 persen.
  2. Besarnya radiasi ultra violet menyebabkan menurunya kemampuan berbagai organisme untuk menyerap karbondioksida. Tingginya zat ini akan menimbulkan pemanasan global.
  3. Menipisnya lapisan ozon juga berdampak besar pada kesehatan manusia. Beberapa penyakit tersebut adalah kanker kulit, penyakit infeksi dan penyakit mata. Radiasi ultra violet membuat vaksinasi penyakit tidak optimal.
  4. Asap beracun dan hujan asam akan kerap terjadi.
            Ya coba deh bayangin aja, hal sepele seperti ini menimbulkan dampak yang sangat berbahaya dalam jangka waktu yang panjang bukan hanya untuk manusia tetapi makhluk hidup lain. Ayolah dari sekarang sadari semua hal kecil agar bisa meminimalisir semua kejadian mengerikan ini. Siapa yang nggak mau dunia ini selamat, tapi berapa yang sadar. Sebelum terlambat sadari, teliti dan batasi penggunaan segala jenis spray. Bukan untuk kita sendiri tapi untuk semuanya karna kita itu punya kewajiban untuk menjaga apa yang ada di bumi ini, ayo mulai bergerak dari hal yang kecil.      

Sumber :